4K Cerdas Digital

Mudah sekali untuk sepakat bahwa anak perlu cerdas digital, namun bagaimana kecerdasan ini ditumbuhkan masih menjadi tanda tanya dan pekerjaan yang belum selesai bagi banyak di antara kita. Kami memilih 4 kompetensi utama, KritisKeamananKolaborasiKreativitas (4K) dalam mendefinisikan Cerdas Digital.

Kenapa 4K?
Karena Kami sadar individu yang mampu menunjukkan kekritisan, keamanan, kolaborasi dan kreativitas adalah individu yang akan berhasil dan mampu terus belajar  di dunia digital maupun di dunia nyata. Kami belajar dari pengalaman sebagai pendidik bahwa memiliki tujuan yang jelas, bahasa dan istilah yang sederhana serta deskripsi perilaku yang konkrit akan membantu proses belajar-mengajar.

Apa itu 4K?

  1. KRITIS
    Berpikir sebelum berbicara, menulis, menayangkan pesan/gambar/video.

Pertanyaan utama: Dari mana saya tahu informasi ini benar dan baik?

Contoh perilaku yang sesuai:

  • Memeriksa apa yang dibaca, didengar, dan dilihat di Internet (Nami, 8 tahun)
  • Memberikan dan menyebarkan informasi dengan sadar, siapa yang meminta dan kenapa diperlukan (Liam, 13 tahun)

Contoh perilaku tidak sesuai:

  • Sekadar melarang dan berkata tidak, tanpa menjelaskan alasan atau membantu meluruskan tindakan yang tidak tepat (Fia, ibu 2 anak usia 11 tahun dan 9 tahun) 
  1. KEAMANAN

Bertanggung jawab dengan menghormati privasi, reputasi, dan etika 

Pertanyaan utama: Apa konsekuensi dan risiko dari perbuatan saya?

Contoh:
(-): Mengirim video/foto untuk mengejek dan mempermalukan orang lain di grup chat/pesan singkat (Amel, 13 tahun) 
(+): Menggunakan prinsip baik saat membuat kata kunci dan tidak berbagi kata kunci, kecuali dengan orangtua (Dayu, 12 tahun)

(+): Tidak memalsukan usia saat menggunakan aplikasi (Chusnul, Koordinator Kampus Guru Cikal)

  1. KOLABORASI

Bekerja sama dan saling menjaga untuk mencapai tujuan 

Pertanyaan utama: Apa hubungannya yang saya lakukan dengan orang lain?

Contoh: 
(-) : Anak melanggar kesepakatan keluarga tentang batasan jadwal dan materi yang boleh ditonton, dimainkan, dan didengarkan (Nihlah, 10 tahun)
(+): Orangtua membantu anak mengenali minat dan menemukan aktivitas dan teman-teman offline yang beragam dan menyenangkan (Helmi, ayah satu anak usia 11 tahun) 

(+): Tidak diam saat melihat teman di-bully di media sosial atau grup chat (Stanley, 16 tahun)

 

  1. KREATIVITAS

Belajar dan berbagi minat serta keahlian secara digital 

Pertanyaan utama: Karya apa yang bisa saya berikan atau bagikan pada orang lain?

Contoh:
(-): Berpura-pura membuat sesuatu yang bukan karyaku (Luna, 9 tahun)  
+: Memberikan kredit kepada penulis atau seniman yang aku gunakan dan sebarkan karya kreatifnya (Haikal, 14 tahun)

+: Membuat video Teman Belajar untuk Inibudi.org (Patrick, 11 tahun)


Bagaimana menumbuhkan 4K?

Kami menumbuhkan sikap yang mendukung 4K  dengan memberikan kesempatan bagi anak, guru dan orangtua untuk bersama-sama mempraktikkan 4K setiap hari.

Kami percaya proses belajar akan berhasil bila dilakukan dengan menyenangkan, lewat program yang berkelanjutan, baik di sekolah maupun di rumah.

Sesungguhnya pelajaran utama terjadi bukan lewat gawai canggih atau di ruang kelas teknologi, tapi justru lewat sosialisasi anak dengan lingkungan teman, guru, dan orangtua yang mendukung.

Cerdas Digital tidak cukup dinasihatkan, tapi harus dicontohkan. 

4K Cerdas Digital

Tentang Cerdig Belajar Dari Kesalahan